Mengabdi dalam Sunyi, Menanti Kehangatan sebuah Rumah
Kategori : Program HARUM
Dana Terkumpul : Rp 0
364 Hari Lagi
Dana Dibutuhkan : Rp 30.000.000
Tunaikan Sekarang
Masukkan Nominal
Tiada tugas yang lebih mulia bagi seorang manusia yang bekerja untuk ibadah. Rasa lelah tak menjadi penghalang untuk dirinya trus taat kepada Sang Pencipta. Bertemu rembulan di sepertiga malam hingga mentari menyinari pelataran masjid menjadi rutinitas setiap harinya. Sosok itu adalah Misbakh (54 tahun), seorang marbot Masjid At-Taqwa Rejosari Mentaras Gresik yang telah mengabdi selama 6 bulan.
Rumah saudara kandungnya berada tepat di belakang masjid bersama tiga keponakannya, membuat misbakh tidak tega untuk tinggal. Sehingga warga berinisiatif untuk membantu misbakh tinggal di rumah wakaf. Namun, tahun ini rumah itu akan di renovasi dan digunakan untuk kebutuhan dakwah. Sehingga, masjid menjadi tepat berteduh selama ini, setelah ia sempat merantau ke malaysia. Untuk memenuhi kebutuhan harian, tak jarang warga sekitar turut membantu memberikan lauk untuk dirinya.
Kebaikan yang kita lakukan hari ini mungkin tidak langsung kita nikmati hasilnya, melainkan menjadi berkah bagi keturunan kita di masa depan. Ungkapan itu nyatanya terjadi bagi Misbakh. Almarhum ayahnya dulu merupakan orang berjasa di daerah itu. Sebagai bentuk rasa terima kasih, para warga bergotong royong untuk membangunkannya rumah. Pembangunan rumah tersebut membutuhkan total biaya sekitar 70 juta rupiah. Berkat kepedulian warga, terkumpulah dana sebesar 40 juta rupiah. Kekurangannya ini menjadi kesempatan emas bagi para dermawan untuk menyisihkan hartanya kepada seseorang yang mengurus rumah Allah Swt. Pahala yang melimpah dan terus mengalir menjadi janji Allah terhadap mereka yang bersedekah. Mari bantu Misbakh untuk merasakan kehangatan rumah dengan berdonasi di Lazismu Gresik.
Maaf, Tidak ada data !