Membangun Kedekatan Donatur Berbasis Digital
Tagar.co – Di era digital yang bergerak cepat, pola interaksi antara lembaga sosial dan donatur mengalami pergeseran paradigma cukup besar.
Pengelolaan hubungan tidak lagi bertumpu semata pada sistem dan perangkat lunak (tools), tetapi pada perpaduan antara teknologi mutakhir dan sentuhan manusia (personal touch) yang berkelanjutan.
Hal itu dipaparkan pembicara Diki Taufik Sidik di acar KAMIL (Kelas Akselerasi Amil) Batch 2 Lazismu Gresik di TK ABA 42 GBA, Sabtu (7/2/2026).
Diki Taufik mengulas strategi Customer Relationship Management (CRM) berbasis digital dalam pengelolaan donatur lembaga zakat.
Dalam pemaparannya, Diki menegaskan, membangun kedekatan dengan donatur tidak selalu harus melalui pertemuan fisik.
Di era digital, peran amil justru dituntut menjadi pendamping atau advisor yang tepercaya, mampu hadir memberi solusi, edukasi, dan ketenangan batin bagi donatur.
Relasi Emosional
Diki mengungkapkan, banyak lembaga masih terjebak pada pola komunikasi yang bersifat transaksional, yakni hanya menghubungi donatur ketika membutuhkan dana.
Berdasarkan pengalamannya, lebih dari 70 persen pengelolaan donasi masih bersifat pasif dan hanya aktif saat momentum penggalangan dana.
“Jangan sampai hubungan kita hanya sebatas ada kebutuhan baru ramai. CRM itu membangun hubungan jangka panjang (long-life relationship),” tegasnya.
Ia menjelaskan, hubungan lembaga dengan donatur idealnya berkembang melalui tiga tingkatan:
Pertama, transaksional, fokus pada donasi sesaat.
Kedua, relasional, ditandai komunikasi rutin dan dua arah.
Ketiga, emosional, ketika donatur merasa menjadi bagian dari visi dan perjuangan lembaga.
Menghadirkan Ketenangan
Keberhasilan CRM digital, lanjut Diki, sangat ditentukan oleh kapasitas amil sebagai penyedia solusi syariah, bukan sekadar pengumpul dana.
Ia mencontohkan studi kasus pendekatan personal kepada seorang donatur besar yang semula memandang kontribusinya sebagai sedekah sukarela.
Melalui edukasi mendalam mengenai zakat profesi dan zakat perusahaan, lembaga berhasil membantu donatur tersebut menunaikan kewajiban zakat secara terukur hingga mencapai Rp2 miliar.
“Zakat itu wajib. Ketika kita bantu menghitung dengan benar, donatur merasa tenang karena kewajiban agamanya tertunaikan. Dari situlah kepercayaan (trust) tumbuh,” ujarnya.
Memahami Donor Life Cycle
Dalam pengelolaan CRM, peserta KAMIL Batch 2 juga dibekali pemahaman mengenai lima fase Donor Life Cycle, sebagai fondasi menuju Royal Donor:
– Prospecting: Pengumpulan database dari berbagai kanal seperti seminar, sekolah, dan mitra.
– Acquisition: Interaksi awal saat donatur mulai berdonasi.
– Engagement: Membangun keterlibatan melalui informasi program yang relevan.
– Retention: Menjaga keberlanjutan kontribusi donatur.
– Loyalist: Donatur rutin yang menjadi pendukung dan advokat lembaga.
Satu Donatur, Satu Advisor
Dari sisi teknis, Diki menekankan pentingnya sentralisasi dan kerapian database. Data donatur tidak boleh tercecer atau dikelola tanpa sistem yang jelas.
“Data adalah tulang punggung CRM. Idealnya, satu donatur didampingi oleh satu Advisor agar komunikasi tetap personal dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.
Kategorisasi donatur—baik dari unsur sekolah, perusahaan, maupun komunitas—dinilai penting agar pesan yang disampaikan tepat sasaran (right message to the right person).
Spirit Al-Fatih
Menutup pemaparannya, Diki mengajak para peserta meneladani spirit perjuangan Muhammad Al-Fatih, sosok muda yang mampu melampaui batas melalui inovasi dan keyakinan.
Lembaga, menurutnya, tidak boleh puas dengan target minimal. Jika potensi menunjukkan angka 50, maka target tidak semestinya berhenti di angka 20.
“CRM bukan hanya soal sistem, tetapi tentang niat tulus membangun reputasi, kepercayaan, dan kemaslahatan umat. Kita harus berani melampaui angka-angka di atas kertas,” pungkasnya. (#)
Jurnalis Hilda Firdaus
Penyunting Sugeng Purwanto
Sumber Artikel :
1. https://tagar.co/membangun-kedekatan-donatur-berbasis-digital/
Artikel Terbaru
Membangun Kedekatan Donatur Berbasis Digital
Kompetensi Amil, Pilar Strategis Performa dan Kepercayaan Pu...
Jalan Santai Mengisi Hari Akhir Peserta KAMIL Lazismu Gresik
Kekuatan Kisah Nabi Muhammad, Penopang saat Hidup Terasa Ber...
Rehat Sejenak di Ruang Spiritual, Bekal Amil Jelang Ramadan
Bidik Rp25 Miliar, Lazismu Gresik Dorong Inovasi Sosial dan...
Merawat Marwah Lembaga Zakat lewat Tata Kelola Dana Umat
Apresiasi Kinerja, Lazismu Gresik Anugerahkan Kantor Layanan...
Merawat Urat Nadi Perserikatan, Lazismu Gresik Satukan Penge...
Rakerda sebagai Ruang Kejujuran: Lazismu Gresik Teguhkan Ama...