Rakerda sebagai Ruang Kejujuran: Lazismu Gresik Teguhkan Amanah lewat Akuntabilitas Kinerja 2025

20/02/2026
Administrator

Tagar.co — Aroma kopi dan antusiasme para amil memenuhi ruang Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lazismu Kabupaten Gresik. Di hadapan para pengurus Kantor Layanan se-Kabupaten Gresik, Ketua Lazismu Gresik, Abd. Rojak, S.Pd.I., berdiri tegak membawa tumpukan data yang bukan sekadar angka. Baginya, angka-angka tersebut adalah kristalisasi keringat dan kepercayaan masyarakat yang harus terjaga kesuciannya.

 

“Setiap rupiah yang masyarakat percayakan harus kita kelola secara amanah, profesional, dan transparan,” tegas Rojak saat membuka pemaparannya. Laporan pertanggungjawaban kinerja tahun 2025 ini menjadi komitmen nyata setelah sebelumnya ia sampaikan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik pada pertengahan Januari lalu.

 

Sepanjang tahun 2025, Lazismu Gresik memang tidak sekadar bergerak, melainkan bertransformasi. Mereka kini memayungi 18 Kantor Layanan aktif, yang terdiri atas 16 kantor di tingkat cabang dan dua kantor layanan di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni RS Muhammadiyah Gresik (RSMG) dan RS PKU Sekapuk. Keberadaan fisik kantor-kantor inilah yang menjadi urat nadi kepercayaan publik di Bumi Wali.

 

Sinergi Kuat dan Inovasi Filantropis Cilik

 

Laju pertumbuhan Lazismu Gresik tak lepas dari tangan dingin para pengelolanya dalam merajut kolaborasi. Salah satu primadonanya adalah Program Filantropis Cilik. Program yang telah mengakar sejak 2018 ini kini semakin luas jangkauannya berkat kerja sama dengan DIKDASMEN dan PAUDDASMEN PDA Gresik.

 

Tercatat, sebanyak 65 sekolah atau madrasah serta 56 Kelompok Bermain dan TK ABA aktif menjalankan gerakan berbagi sejak dini ini. Dampaknya pun sangat nyata. Sebanyak 615 peserta didik dan 229 guru merasakan langsung manfaat dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul melalui program tersebut.

 

“Kita tidak hanya menghimpun dana, tapi sedang membangun ekosistem kebaikan bersama Ortom dan majelis,” tambah Rojak. Sinergi ini meluas hingga ke Majelis Tabligh melalui Kajian Ahad Pagi, hingga kolaborasi penyelenggaraan Ibadah Umrah SATT yang berhasil memberangkatkan 42 jemaah. Hubungan lintas sektoral ini membuktikan bahwa Lazismu merupakan perekat sosial di internal persyarikatan.

 

Capaian Fantastis dan Efektivitas Tanpa Batas

 

Jika menilik data keuangan, angka yang tersaji memang cukup mencengangkan. Sepanjang 2025, Lazismu Gresik mencatat total penerimaan dana ZISKA mencapai Rp18.760.457.075 melalui 32.884 transaksi. Dari jumlah tersebut, lembaga ini telah menyalurkan dana sebesar Rp18.646.903.410 ke berbagai sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kemanusiaan.

 

Menariknya, program kurban menyumbang porsi besar dengan nilai Rp5,56 miliar. Inovasi kurban kemasan menjadi solusi cerdas untuk mendukung ketahanan pangan dan respons cepat saat terjadi bencana. Performa ini membawa Lazismu Gresik meraih predikat “Sangat Efektif” dengan rasio aktivitas mencapai 99 persen, sebuah angka yang menunjukkan bahwa hampir seluruh dana yang masuk langsung terserap untuk kepentingan umat.

 

Pertumbuhan penghimpunan dana ZISKA juga mencatat kenaikan kuat sebesar 45 persen. Hal ini menempatkan Lazismu Gresik pada peringkat pertama dalam kriteria sangat baik. Kecepatan penyaluran dana atau Turnover Ratio (TOR) yang berada di angka 1,75 membuktikan bahwa birokrasi penyaluran bantuan di lembaga ini berjalan sangat taktis dan tanpa hambatan yang berarti.

 

Menatap Target Ambisius Tahun 2026

 

Rakerda ini bukan sekadar ajang pamer prestasi, melainkan batu loncatan menuju visi yang lebih besar. Dengan fondasi yang sudah kokoh pada tahun 2025, Lazismu Kabupaten Gresik kini memasang target yang cukup menantang untuk tahun 2026: menghimpun dana sebesar Rp28,69 miliar.

 

Angka tersebut naik signifikan, namun Rojak optimistis bahwa kerja kolektif antar-Kantor Layanan akan mampu mewujudkannya. Ia meyakini bahwa profesionalisme amil adalah kunci utama untuk menjaga ritme pertumbuhan ini agar tetap stabil dan berkelanjutan.

“Bismillah, kami harap kerja kolektif, profesionalisme amil, dan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh dapat mewujudkan target tersebut,” tutup Rojak dengan nada optimistis. Di bawah langit Gresik, mereka bersiap melangkah lebih jauh, memastikan bahwa tangan-tangan yang memberi akan selalu bertemu dengan tangan-tangan yang membutuhkan melalui jembatan amanah yang bernama Lazismu. (#)

 

Jurnalis Lu’luatul Usroh 

Penyunting Sayyidah Nuriyah


Alamat
Jl. Jawa no. 76 GKB Gresik 61151 031-3594-7013
Statistik Web
Hari Ini : 41 Minggu Ini : 1006 Bulan Ini : 3919
Copyright © 2026. All Rights Reserved.